Rabu, 09 Desember 2020

Summary ICCAI (International Conference on Computing and Applied informatics ) 2020

Keynote Speaker 1 - Prof. Matthew N. Dailey Getting Something For Nothing Pada Jaman era teknologi digital, metode deep learning sudah diterapkan dan metode ini dapat memecahkan berbagai masalah serta dapat meningkatkan performa pada sistem. 

Masalah mulai muncul ketika kita tidak memiliki data yang cukup. Salah satu pengaplikasian deep learning adalah mendeteksi perbedaan dua gambar. Pertama kita perlu mengumpulkan data, dalam kasus ini kendaraan. Kita dapat memasang kamera dan kita bisa mendapatkan data mobil yang tidak berubah baik ketika masuk ataupun keluar gedung. Langkah selanjutnya memisahkan piksel kendaraan dengan hal sekitarnya dengan melakukan instance segmentation yang mengakibatkan terpisahnya objek khusus dengan daerah sekitarnya. GANs (General Adversarial Network) terdiri dari duajaringan neural yaitu G (Generator) dan D (Discrimination). Generator berfungsi untuk membuat representasi dari inputandan juga mengeluarkan sampel yang mirip dengan aslinya. Pada saat yang sama Discrimator mencoba memberitahu antara data yang asli dan palsu dan membuat sampel berdasarkan Generator. GANs sangat ahli dalam mengelola gambar. Kita bisamemasukkan sebuah gambar dan kemudian dimodifikasi menjadi hal yang sangat berbeda dari gambar aslinya. Langkah selanjutnya dalam deep learning kita dapat memecahkan masalah keselarasan gambar dengan menggunakan GANs. Langkah berikutnya yaitu dengan mengubah deteksi. Setelah masalah keselarasan gambar dipecahkan, kita perlumembuat perubahan deteksi. Ini digunakan untuk mengetahui perbedaan piksel antar gambar. Namun, ini memerlukan sampel gambar kendaraan yang sama hingga ribuan sampel dan ini sangatlah mahal. Masalah ini dapat diselesaikan dengan GANs. Masalah sampel dapat dipecahkan dengan mengubah sudutgambar dari kendaran dan itu dipecahkan dengan menggunakan GANs. Setelah semua masalah dipecahkan, kita dapat mendeteksi apakah kondisi kendaraan sama pada saat sebelum dan sesudah. 

 Keynote Speaker 2 - Prof. Gyun Woo How to Promote Student Activities in the COVID Pandemic? Kehidupan berubah dikarenakan adanya pandemic COVID-19. Kita harus mengubah kebiasaan kita seperti menjaga jarak, menggunakan masker, dan memcuci tangan. Tentu saja hal inijuga berdampak ke pendidikan. Hampir semua kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring. Hal ini menyebabkan beberapak kekhawatiran di kalangan para pengajar. Para murid dapat melewati topik yang benar-benar penting. Selain itu, interaksi dengan murid juga benar-benar terbatas. Dengan keadaan yang seperti ini menyebabkandua tipe dalam mengajar daring. 

Yang pertama pengajar yang mneggunakan video dan yang kedua pengajar yang menggunakan online conference. Bila menggunakan video, bagus untuk menunjukkan topik-topik yang penting dan gaya belajar disesuaikan dengan tingkat kepahaman murid. Bila menggunakan online conference, itusangat baik untuk mengetahui kegiatan murid. Namun, untukcara ini terdapat beberapa kendala seperti murid yang tidak mau menghidupkan kamera dan komunikasi satu sama lain sangatterbatas. Cara kita untuk menghadapi masalah ini pertama, kitaharus memahami kecemasan mereka. Masih banyak murid yang belum siap untuk mengikuti kegiatan belajar daring. Diantara mereka juga lebih memilih untuk berpartisipasi secara diam-diam. Komunikasi antar pengajar dan murid juga akan sedikit terlambat dan mereka lebih memilih untuk berinteraksi secara tanpa diketahui. Murid juga dibagi menjadi dua tipe, murid aktif dan murid pasif. Untuk murid aktif, mereka sangat antusias dalam mengikuti kegiatan belajar. Sebaliknya, untuk murid pasif, mereka cukup sulit untuk belajar dan mereka juga lebih suka berinteraksi secara privat. Dengan berkomunikasi sesame murid dapat meningkatkan keaktifan mereka. Hal ini dapat dilakukan dengan kegiatan berkelompok. Kegiatan berkelompok ini bisa dibuat seperti berbagi ide antar sesama melalui jamboard. Semua ide yang ditulis di siniakan terbagi satu sama lain sehingga meningkatkan keaktifan murid-murid. Selain itu, pengajar juga dapat melakukan kegiatan pair-programming. Di sini murid dibagi menjadi beberapa kelompok dan melakukan tugas secara Bersama-sama. Cara yang lain dapat melakukanya gamification sepertikahoot. Murid menjawab pertanyaan yang dimodifikasi menjadi seperti game. Mereka juga dapat menjawab pertanyaan secara tidak public sehingga mereka tidak perlu khawatir akan jawaban mereka.

 Keynote Speaker 3 - Prof. Dr. Ing. Hendro Wicaksono Achieving Global Sustainable Development Goals InIndustry 4.0 Revolusi industri bukan hanya tentang teknologi, namun tentang perubahan di masyarakat dan ekonomi. Kita sudah melalui beberapa tahap revolusi industry mulai dari produksi mesin mekanik, produksi massal, produksi yang efisien, hingga transformasi digital. Teknologi dibagi menjadi tiga, yaituinfrastruktur dan interkoneksi, kecerdasan, dan interaksi multimodal. Pada bagian paling bawah, yaitu Infrastruktur dan interkoneksi terdapat teknologi seperti IoT, Linked data, dan cloud computing. Pada bagian kecerdasan terdapat big data dan AI. Pada bagian paling atas terdapat teknologi mutakhir sepertiAR, Robot, dan 3D printing. Peran industri 4.0 dalam mencapai tujuan perkembangandunia sangatlah besar. Dari smart city yang menggunakan energi seperti kincir angin yang dialurkan ke seluruh kota. Bahkanagrikultur dan aquakultur yang dapat mengoptimasi sumberdaya dalam mengolahnya. 

 Hal-hal apa saja yang harus diimplementasikan di Indonesia? Pertama jangkauan dampak dari industri 4.0 harus bisa sampai ke desa. Kemudian mengoptimisasi sumber dayayang ada di Inodnesia, berfokus pada keahlian bukan otot, mengoptimisasi peran-peran sosial. Dan yang terakhir adalah mejadikan Indonesia sebagai pemimpin, bukan pengikut. Model Inovasi triple helix dapat mempercepat industri 4.0 pada sebuah negara. Model pertama yaitu peran pemerintah mengatur universitas dan industri. Model kedua yaitu pemerintah memberi biaya ke universitas dan sektor industri memberi pajak ke pemerintah dan universitas memberi ide kesektor industri. Model ketiga dan model yang paling efektifyaitu pemerintah, universitas, dan industri berada pada posisi yang sama dan terjadi kolaborasi.

Minggu, 20 September 2020

MIKROKONTROLER 8051

intel 8051 adalah sebuah mikrokontroler yang dikembangkan oleh intel padda 1980 untuk
digunakan dalam produk benam dan masih (pada 2005) salah satu mikrokontroler paling populer. Inti 8051/8031† digunakan lebih dari 100 alat dari 20 produsen independen seperti Atmel, Dallas Semiconductor, Philips, dan Winbond. Arsitektur Prosesor Intel 8051 Prosesor atau mikroprosesor adalah suatu perangkat digital berupa Chip atau IC (Integrated Circuit) yang digunakan untuk memproses data biner. Alat ini berisi ALU (Arithmetic and Logic Unit), register-register, Control Unit dan sistem interkoneksi atau BUS internal. Bila sebuah prosesor dilengkapi dengan memory (RAM & ROM) dan fasilitas Input/Output internal, biasanya disebut mikrokontroler. 8051 merupakan mikrokontroler buatan Intel corp yang merupakan bagian dari keluarga MCS-51. Semua fasilitas sebuah sistem mikroprosesor yang terdiri dari prosesor, memory dan I/O dikemas dalam keping tunggal atau single chip IC. Dengan cara ini, maka pengguna atau user tidak perlu melengkapi keping tunggal ini dengan beragam IC lain seperti clock generator, addres latcher, chip selector, memory dan PPI (Programmable Peripheral Interface) atau lainnya.
Berdasarkan perbedaan dalam aplikasi dan fasilitas, mikrokontroler mempunyai set instruksi (Instruction Set) yang berbeda dengan mikroprosesor lainnya. Set instruksi mikroprosesor tersebut bersifat processing intensive untuk operasi data volume besar, yang dapat beroperasi secara bit, nibble, byte atau word. Beragam mode pengalamatan (addressing mode) memungkinkan akses ke lokasi dapat dilakukan secara fleksibel baik data array yang besar, memakai pointer alamat, offset dan lain-lain. .

Mikokontroller 8051
8051 adalah anggota keluarga yang asli dari keluarga 8051. Intel menyebutnya sebagai MCS-51. Tabel 1-3 menunjukkan isi dalam 8051
Fitur Banyaknya
ROM 4 kb
RAM 128 kb
Timer 2
Pin Input / Output 32
Port Serial 1
Sumber Interupsi 6

Fitur – fitur penting yang dimiliki oleh mikrokontroler 8051 yaitu :
MCS-51 merupakan mikrokontoler Intel keluarga 8-bit
Frekuensi operasi 12 Mhz tersedia dalam versi ROM/EPROM/EEPROM.
64K memori program dan 64K memori data yang terpisah.
Tersedia intruksi perkalian (MUL) dan pembagian (DIV).
Mempunyai prosesor boolean dan mendukung operasi bitwise.
Juga tersedia dalam versi CHMOS.
32 saluran Input/Output yang bisa digunakan baik sebagai empat port 8-bit atau 32 Input/Output.
16-bit bus alamat yang termutipleksi dengan Port 1 dan Port 2. Port 0 juga sebagai bus data

Bagian – bagian di dalam Mikrokontroler 8051
1. Register – Register
Register-register dari 8051 pada umumnya adalah berupa register 8-bit. Dalam 8051 hanya ada satu jenis data yakni data 8-bit (sama dengan namanya yakni komputer 8-bit).
2. Instruksi MOV
instruksi MOV adalah menyalin isi data dari register yang satu ke register yang lain.
3. Instruksi ADD
Instruksi ini menambahkan sembarang tipe data ke dalam A dan A pula bertindak sebagai penerima hasil dari operasi. Sehingga dapat dikata operand tujuan (Dest) selalu adalah Akumulator (A).
Mikrokontroler AT89S51 memiliki pin yang berjumlah 40 dan umumnya dikemas dalam DIP (Dual Inline Package). Masing-masing pin pada mikrokontroler AT89S51 mempunyai kegunaan sebagai berikut :
Port 0 :
Port 0 merupakan port dua fungsi yang berada pada pin 32-39 dari AT89S51. Dalam rancangan sistem sederhana port ini sebagai port Input/Output serbaguna. Untuk rancangan yang lebih komplek dengan melibatkan memori eksternal jalur ini dimultiplek untuk bus data dan bus alamat.
Port 1 :
Port 1 disediakan sebagai port Input /Output dan berada pada pin 1-8. Beberapa pin pada port ini memiliki fungsi khusus yang digunakan untuk jalur download program.
Port 2 :
Port 2 ( pin 21-28 ) merupakan port dua fungsi yaitu sebagai Input/Output serbaguna, atau sebagai bus alamat byte tinggi untuk rancangan yang melibatkan memori eksternal.
Port 3 :
Port 3 adalah port dua fungsi yang berada pada pin 10-17, port ini memiliki multi fungsi
Ada Beberapa konfigurasi
PSEN (Program Store Enable)
Psen adalah sebuah sinyal keluaran yang terdapat pada pin 29. Fungsinya adalah sebagai sinyal kontrol untuk memungkinkan mikrokontroler membaca program (code) dari memori eksternal.
ALE (Address Latch Enable)
Sinyal output ALE yang berada pada pin 30 fungsinya sama dengan ALE pada microprocessor INTEL 8085, 8088 atau 8086. Sinyal ALE dipergunakan untuk demultiplek bus alamat dan bus data. Sinyal ALE membangkitkan pulsa sebesar 1/6 frekuensi oscillator dan dapat dipakai sebagai clock yang dapat dipergunakan secara umum. EA(External Access)
Masukan sinyal terdapat pada pin 31 yang dapat diberikan logika rendah (ground) atau logika tinggi. Jika diberikan logika tinggi maka mikrokontroler akan mengakses program dari ROM internal. Jika diberi logika rendah maka mikrokontroler akan mengakses program dari memori eksternal. RST (Reset)
Input reset pada pin 9 adalah reset master untuk AT89S51. Pulsa transisi dari tinggi selama 2 siklus ke rendah akan mereset mikrokontroler. Oscillator
Oscillator yang disediakan pada chip dikemudikan dengan XTAL yang dihubungkan pada pin 18 dan pin 19. Diperlukan kapasitor penstabil sebesar 30 pF. Besar nilai XTAL sekitar 3 MHz sampai 33 MHz. XTAL1 adalah input ke pembalikan penguat osilator dan input ke clock internal pengoperasian rangkaian. Sedangkan XTAL2 adalah output dari pembalikan penguat osilator.